Pembiayaan & KUR
Buat Laporan Keuangan dari Riwayat QRIS untuk Pinjaman
Riwayat transaksi QRIS bisa menjadi bukti pendapatan untuk pinjaman: unduh settlement, rekap per bulan, tambahkan penjualan tunai, lalu susun laba rugi sederhana.
Catatan: kebijakan tiap bank/lembaga berbeda soal dokumen yang diterima. Konfirmasikan ke pemberi pinjaman.
Banyak UMKM kini menerima pembayaran lewat QRIS. Kabar baiknya, riwayat transaksi QRIS bisa menjadi bukti pendapatan digital yang kuat saat mengajukan pinjaman, asalkan dirapikan menjadi laporan. Artikel ini menunjukkan caranya. Lihat juga cara menyiapkan laporan keuangan untuk KUR dan syarat KUR Kecil.
Untuk pengajuan KUR, ketentuan resmi dokumen ada di portal KUR Kemenko Perekonomian dan kebijakan bank penyalur. Riwayat QRIS adalah pelengkap, bukan pengganti dokumen yang diminta bank.
Kenapa riwayat QRIS berguna
Transaksi QRIS tercatat secara digital lewat penyedia pembayaran, sehingga ada jejak yang bisa ditelusuri. Bank cenderung memandangnya sebagai gambaran arus pendapatan yang lebih kredibel daripada catatan tulis tangan. Untuk usaha yang dulu serba tunai, ini membuka akses pembiayaan yang sebelumnya sulit karena omzet tidak punya bukti.
Sebelum era QRIS, banyak pemilik warung dan toko kecil ditolak bukan karena usahanya tidak sehat, tetapi karena tidak bisa membuktikan berapa pendapatannya. Catatan di buku tulis sulit diverifikasi bank. QRIS mengubah itu: setiap transaksi tersimpan di sistem penyedia, lengkap dengan tanggal dan nominal. Inilah yang membuat data QRIS bernilai sebagai jejak pendapatan, terutama untuk pengajuan KUR Mikro atau pinjaman modal kerja kecil.
Yang perlu dipahami: QRIS hanya merekam pembayaran yang lewat QRIS. Penjualan tunai tetap perlu Anda catat sendiri. Dan agar meyakinkan, angka settlement QRIS idealnya cocok dengan mutasi rekening tempat dana masuk. Bank biasanya merekonsiliasi keduanya.
Langkah menyusun laporan dari QRIS
- Unduh riwayat/settlement QRIS dari aplikasi penyedia (mutasi masuk per hari/bulan).
- Rekap pendapatan per bulan dari data tersebut.
- Tambahkan penjualan tunai yang belum tercatat di QRIS agar omzet lengkap.
- Kurangi beban (bahan, sewa, gaji) untuk mendapat laba bersih.
- Susun menjadi laporan laba rugi sederhana - lihat contoh laporan laba rugi.
Sebagai catatan, angka QRIS adalah omzet, bukan dana bersih yang Anda terima. Penyedia biasanya memotong biaya layanan (MDR) sebelum dana masuk rekening. Saat rekonsiliasi, gunakan angka kotor sebagai pendapatan dan catat potongan sebagai beban administrasi. Jika tidak, omzet Anda akan terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya.
Contoh ringkasan pendapatan
| Bulan | QRIS (Rp) | Tunai (Rp) | Total Omzet (Rp) |
|---|---|---|---|
| Maret | 22.000.000 | 8.000.000 | 30.000.000 |
| April | 24.500.000 | 7.500.000 | 32.000.000 |
| Mei | 26.000.000 | 9.000.000 | 35.000.000 |
| Total | 72.500.000 | 24.500.000 | 97.000.000 |
Contoh laba rugi sederhana dari data di atas
Ambil bulan Mei sebagai contoh. Total omzet Rp35 juta, dengan biaya QRIS (MDR) misalnya 0,7% dari Rp26 juta:
| Komponen | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Total omzet (QRIS + tunai) | 35.000.000 |
| Harga pokok penjualan | (21.000.000) |
| Sewa & listrik | (3.500.000) |
| Gaji | (4.000.000) |
| Biaya QRIS / MDR | (182.000) |
| Laba bersih | 6.318.000 |
Angka HPP di atas memakai asumsi 60% dari omzet. Hitung HPP Anda sendiri dengan benar - lihat cara menghitung HPP UMKM. Untuk memahami pencatatan masuk-keluar kas di balik angka ini, baca jurnal umum debit kredit.
Perhatikan bahwa laba bersih Rp6,3 juta ini sudah memperhitungkan seluruh beban, termasuk biaya QRIS. Inilah angka yang relevan untuk bank ketika menilai kemampuan bayar, bukan sekadar total omzet. Petugas kredit lebih percaya pada laba yang konsisten dari bulan ke bulan daripada satu bulan yang melonjak tanpa penjelasan. Jika usaha Anda musiman, sertakan catatan singkat agar lonjakan atau penurunan tidak disalahartikan.
Mencocokkan QRIS dengan rekening dan pajak
Tiga angka ini sebaiknya selaras agar pengajuan kuat:
- Settlement QRIS = dana yang masuk dari pembayaran QRIS.
- Mutasi rekening = total dana masuk, termasuk QRIS dan setoran tunai.
- Omzet di SPT = dasar perhitungan pajak Anda.
Jika omzet di laporan jauh lebih besar dari yang Anda laporkan ke pajak, bank bisa ragu. Jaga konsistensi; pahami kewajibannya lewat PPh final UMKM 0,5 persen dan batas omzet pajak UMKM.
Cara praktis menjaga ketiganya selaras: setorkan kas hasil penjualan tunai ke rekening usaha secara rutin, jangan campur dengan rekening pribadi, dan rekap settlement QRIS tiap akhir bulan. Dengan begitu, ketika bank meminta mutasi rekening, angkanya sudah mencerminkan seluruh omzet, dan laporan laba rugi Anda tinggal mengikuti.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencatat angka bersih QRIS sebagai omzet. Dana yang masuk rekening sudah dipotong MDR, jadi mencatat angka itu sebagai omzet membuat penjualan terlihat lebih kecil. Gunakan angka kotor.
- Lupa penjualan tunai. Usaha yang menerima campuran QRIS dan tunai sering hanya melihat data QRIS, sehingga omzet kurang lengkap.
- Rekening usaha bercampur pribadi. Mutasi jadi penuh transaksi tidak relevan dan sulit dibaca petugas bank.
- Tidak menyimpan bukti. Simpan riwayat settlement bulanan; jika sewaktu-waktu diminta, Anda bisa langsung menunjukkannya.
Jika pembukuan Anda belum tertata, mulai dari cara membuat pembukuan usaha kecil, lalu bandingkan pendekatan pembukuan Excel vs aplikasi untuk memilih cara yang paling tahan lama.
Otomatiskan dengan sinkron QRIS
Merekap settlement QRIS manual tiap bulan itu repot dan rawan terlewat. Modul Sinkron Bank Ramelo menyinkronkan settlement QRIS dan rekening, lalu mencocokkannya ke buku besar secara otomatis, sehingga laporan untuk pinjaman selalu siap. Lihat caranya. Untuk format resmi yang diminta bank, lihat contoh laporan keuangan SAK EMKM.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah riwayat QRIS saja cukup untuk mengajukan KUR? Biasanya tidak cukup sendirian. QRIS memperkuat bukti pendapatan, tetapi bank umumnya tetap meminta mutasi rekening usaha dan catatan laba rugi. Idealnya semua angka saling cocok.
Bagaimana mencatat potongan biaya QRIS (MDR)? Catat omzet sebesar nilai kotor transaksi, lalu catat potongan penyedia sebagai beban administrasi/biaya QRIS. Dengan begitu omzet tidak terlihat lebih kecil dan laba bersih tetap akurat.
Penjualan saya sebagian tunai dan tidak lewat QRIS. Bagaimana? Catat penjualan tunai secara terpisah dan tambahkan ke omzet. Jika memungkinkan, setorkan kas ke rekening usaha secara rutin agar ada jejak di mutasi rekening yang bisa dilihat bank.
Apakah omzet QRIS otomatis kena pajak? QRIS sendiri hanya alat pembayaran. Yang menentukan pajak adalah total omzet usaha Anda. Pahami ambang dan tarifnya di batas omzet pajak UMKM dan PPh final UMKM 0,5 persen.
Berapa lama riwayat QRIS yang perlu disiapkan? Umumnya bank melihat 3–6 bulan terakhir. Semakin konsisten polanya, semakin meyakinkan. Konfirmasikan ke pemberi pinjaman karena ketentuannya berbeda-beda.