Pembiayaan & KUR
Syarat KUR Kecil: Dokumen, Plafon & Cara Pengajuan
KUR Kecil (plafon di atas KUR Mikro) umumnya butuh KTP/NPWP, izin usaha/NIB, usaha yang berjalan, laporan keuangan, dan kadang agunan tambahan. Syarat bervariasi antar bank.
Catatan: ketentuan KUR (plafon, suku bunga, syarat) ditetapkan pemerintah dan bank penyalur, serta dapat berubah tiap tahun. Konfirmasikan ke bank (BRI, Mandiri, BNI, BPD, dll.) sebelum mengajukan.
KUR Kecil adalah jenjang pembiayaan KUR di atas KUR Mikro (lihat mengenal KUR dan semua jenisnya), untuk usaha yang sudah lebih berkembang. Artikel ini merangkum syarat umumnya. Karena bank meminta laporan keuangan, lihat juga cara menyiapkan laporan keuangan untuk pengajuan KUR dan panduan lengkap laporan keuangan UMKM.
Skema dan plafon KUR ditetapkan pemerintah lewat Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, lalu disalurkan bank penyalur dengan kebijakan masing-masing. Ketentuan resmi terbaru ada di portal KUR Kemenko Perekonomian. Anggap angka di bawah ini sebagai kisaran yang umum dikutip, bukan ketentuan pasti.
KUR Mikro vs KUR Kecil
- KUR Mikro - plafon kecil; syarat administratif lebih ringan, umumnya tanpa laporan keuangan formal.
- KUR Kecil - plafon lebih besar (di atas plafon KUR Mikro); bank biasanya meminta dokumen dan laporan keuangan yang lebih lengkap, dan dapat meminta agunan tambahan.
Kisaran plafon yang sering disebut
| Jenis KUR | Kisaran plafon (umumnya) | Catatan |
|---|---|---|
| KUR Super Mikro | sampai Rp10 juta | syarat paling ringan |
| KUR Mikro | di atas Rp10 juta s/d Rp100 juta | umumnya tanpa laporan formal |
| KUR Kecil | di atas Rp100 juta s/d Rp500 juta | dokumen & laporan lebih lengkap |
Angka ini kisaran dan dapat berbeda antar bank serta berubah tiap tahun. Suku bunga KUR bersubsidi sehingga lebih murah dari kredit komersial, tetapi besarnya ditetapkan pemerintah per ketentuan terbaru - konfirmasikan langsung ke bank penyalur, jangan berpatokan pada angka lama yang beredar.
Syarat umum KUR Kecil
Yang biasanya diminta (bervariasi antar bank):
- Identitas - KTP, KK, dan NPWP.
- Legalitas usaha - izin usaha / NIB.
- Usaha telah berjalan - umumnya minimal sekitar 6 bulan dan produktif.
- Laporan/catatan keuangan - laba rugi sederhana dan mutasi rekening usaha.
- Agunan tambahan - mungkin diminta untuk plafon yang lebih besar.
Untuk laporan keuangan, format yang mendekati SAK EMKM membantu petugas menilai lebih cepat. Pelajari apa itu SAK EMKM dan lihat contoh laporan keuangan SAK EMKM sebagai acuan.
Soal agunan tambahan
Pada prinsipnya KUR tidak mewajibkan agunan untuk plafon kecil. Untuk KUR Kecil dengan plafon besar, sebagian bank meminta agunan tambahan seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan, atau aset usaha. Ini menutup sebagian risiko dan bisa mempercepat persetujuan. Tidak semua bank meminta hal ini untuk seluruh plafon, jadi tanyakan sejak awal agar Anda bisa menyiapkan dokumennya.
Dokumen keuangan: apa bedanya dengan KUR Mikro
KUR Mikro biasanya cukup dengan catatan penjualan dan mutasi rekening. KUR Kecil melangkah lebih jauh. Bank ingin melihat:
- Laba rugi beberapa bulan terakhir yang menunjukkan usaha untung - lihat contoh laporan laba rugi.
- Posisi keuangan (aset, utang, modal) - lihat laporan posisi keuangan UMKM.
- Mutasi rekening usaha 3–6 bulan yang cocok dengan angka laporan.
Jika usaha Anda banyak menerima pembayaran digital, riwayat QRIS memperkuat bukti pendapatan - lihat cara membuat laporan keuangan dari riwayat QRIS.
Contoh paket dokumen KUR Kecil
Misalkan Anda mengajukan KUR Kecil Rp200 juta. Paket dokumen yang umum disiapkan:
| Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| KTP, KK, NPWP | identitas pemohon |
| NIB / izin usaha | legalitas |
| Laba rugi 6 bulan | ringkasan penjualan − beban = laba |
| Rekening koran 6 bulan | bukti arus kas usaha |
| Sertifikat / BPKB | agunan tambahan (bila diminta) |
| Foto tempat usaha | bukti usaha berjalan |
Dengan rata-rata laba bersih, misalnya, Rp15 juta per bulan, cicilan KUR Rp200 juta tenor 3–4 tahun (kisaran Rp5–6 juta per bulan, tergantung suku bunga yang berlaku) masih dalam batas wajar. Perhitungan kemampuan bayar seperti ini sering jadi penentu.
Analis kredit biasanya menghitung rasio cicilan terhadap laba bersih. Jika cicilan menghabiskan lebih dari separuh laba, pengajuan jadi rawan ditolak karena dianggap berisiko. Contoh perhitungan sederhananya:
| Komponen | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Laba bersih rata-rata per bulan | 15.000.000 |
| Estimasi cicilan per bulan | 5.500.000 |
| Sisa untuk operasional & pribadi | 9.500.000 |
| Rasio cicilan terhadap laba | ±37% |
Rasio sekitar 37% masih nyaman. Jika sisa terlalu tipis, pertimbangkan plafon yang lebih kecil atau tenor lebih panjang agar cicilan turun. Lebih baik mengajukan angka yang realistis dan disetujui daripada angka besar yang ditolak.
Berapa lama proses dan apa yang dinilai saat survei
Setelah dokumen masuk, petugas bank biasanya melakukan survei lapangan. Mereka mengecek apakah tempat usaha benar ada, apakah aktivitasnya sesuai yang dilaporkan, dan apakah omzet masuk akal dengan ukuran usaha. Survei ini bukan formalitas. Tempat usaha yang rapi, stok yang terlihat, dan pemilik yang bisa menjelaskan angka keuangannya sendiri memberi kesan positif.
Siapkan jawaban untuk pertanyaan sederhana: berapa omzet rata-rata sebulan, berapa marginnya, untuk apa dana KUR akan dipakai, dan dari mana cicilan akan dibayar. Jawaban yang konsisten dengan laporan keuangan jauh lebih meyakinkan daripada angka yang berubah-ubah.
Cara pengajuan
- Siapkan dokumen identitas, legalitas, dan laporan keuangan.
- Datang ke bank penyalur atau ajukan lewat kanal resmi yang tersedia.
- Verifikasi & survei - petugas menilai kelayakan usaha.
- Pencairan bila disetujui.
Sebelum mengajukan, pastikan pembukuan Anda rapi. Jika belum, mulai dari cara membuat pembukuan usaha kecil.
Tips agar disetujui
- Pisahkan rekening usaha agar mutasi mencerminkan aktivitas usaha.
- Siapkan laporan keuangan rapi - lihat contoh laporan keuangan SAK EMKM.
- Jaga konsistensi antara catatan dan rekening koran.
- Selaraskan dengan pajak. Omzet di laporan sebaiknya konsisten dengan SPT Anda; baca PPh final UMKM 0,5 persen dan batas omzet pajak UMKM.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa plafon maksimal KUR Kecil? Kisaran yang umum dikutip adalah di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta. Angka ini bisa berubah tiap tahun mengikuti Permenko dan kebijakan bank penyalur, jadi konfirmasikan ketentuan terbaru.
Apakah KUR Kecil pasti butuh agunan? Tidak selalu. KUR pada prinsipnya program tanpa agunan berat, tetapi untuk plafon besar sebagian bank meminta agunan tambahan. Praktiknya berbeda antar bank, jadi tanyakan sejak awal.
Apakah saya bisa langsung ke KUR Kecil tanpa pernah ambil KUR Mikro? Bisa, selama usaha memenuhi syarat dan dokumennya lengkap. Riwayat debitur yang baik membantu, tetapi bukan keharusan untuk pemohon baru.
Berapa lama proses persetujuan KUR Kecil? Bervariasi, umumnya beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung kelengkapan dokumen dan jadwal survei bank. Dokumen keuangan yang rapi mempercepat tahap verifikasi.
Di mana ketentuan resmi KUR bisa dicek? Di portal KUR Kemenko Perekonomian dan bank penyalur seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BPD.
Ramelo menyiapkan laporan keuangan siap-pengajuan dari transaksi Anda, sehingga dokumen keuangan bukan lagi penghambat. Lihat caranya.